Contoh Perencanaan Dan Pengembangan Karir di Perusahaan

contoh pengembangan karir di perusahaan

Sebelum ke topik pembahasan sesuai judul yaitu contoh contoh pengembangan karir di perusahaan, ada baiknya jika kita mengetahui apa itu pengembangan karir.

Pengembangan karir adalah penerapan metode kenaikan fungsi kerja sesuai dengan pengalaman dan aktivitas yang telah dilalui oleh seseorang. Sedangkan pengembangan karir pegawai adalah seperti kenaikan gaji, kenaikan jabatan hingga promosi ke jenjang yang lebih tinggi dan lebih baik.

Perencanaan karir adalah proses seseorang karyawan dalam merencanakan fungsi kerja untuk beberapa tahun kedepan sesuai dengan keahlian dan pengalamannya menuju tujuan jenjang karir yang baik.

Berikut Contoh Pengembangan Karir di Perusahaan :

  1. Pelatihan

Efisiennya untuk pengembangan karir dan keahlian karyawan, biasanya metode yang paling cepat adalah dengan mengadakan suatu pelatihan tentang keahlian yang dirasa dibutuhkan dalam beraktivitas didunia kerja.

Biasanya perusahaan akan mengadakan pelatihan internal yaitu seperti In House Training atau pelatihan eksternal dengan menunjuk satu vendor yang terpercaya untuk mengadakan pelatihan regular training.

Jika keahlian sudah meningkat, maka karirpun juga bisa untuk meningkat dikarenakan adanya perbedaan skill antara karyawan satu dengan karyawan lainnya.

  1. Magang

Magang ini hampir sama dengan metode pelatihan. Namun untuk magang biasanya berlangsung lebih lama dari pelatihan. Ada 2 cara metode magang. Yaitu magang internal dan magang eksternal. Magang internal contohnya adalah seorang karyawan ditugaskan untuk bergabung dengan divisi yang ditunjuk untuk menambah pengetahuan dan menyelaraskan tentang perkerjaan di divisi lainnya.

Untuk magang eksternal seperti dikirimnya beberapa karyawan untuk magang keluar negri atau langsung ke kantor pusatnya selama beberapa bulan.

Baca Juga >>> Tips Mengikuti Job Fair Agar Efektif dan Efisien <<<

  1. Rotasi Posisi

Ketika pekerjaan sudah terasa terlalu monoton, maka diperlukannya rotasi posisi di perusahaan tersebut. Ini dimaksudkan agar kreatifitas tetap terjaga dan menghindari rasa bosan dalam bekerja.

Contohnya yang sering adalah di bidang marketing. Ketika seorang karyawan sudah berbulan bulan menangani wilayah x, maka karyawan tersebut akan cepat bosan dan merasa sudah tidak ada lagi tantangan kerja yang bisa membuatnya lebih semangat dan bergairah dalam bekerja.

Hal ini perlu diadakan rotasi posisi dengan karyawan lain yang memiliki posisi kerja yang sama yaitu sebagai marketing juga.

Dengan adanya rotasi kerja maka karyawan tersebut lebih tertantang dan bisa berkreasi kembali untuk perubahan yang lebih baik.

  1. Coaching

Coaching ini adalah bimbingan dari karyawan terbaik ke karyawan yang kurang keahliannya. Tujuannya adalah untuk pemerataan keahlian sehingga diharapkan tidak ada lagi karyawan yang ahli dan karyawan yang kurang memiliki skill.

Dengan adanya coaching maka terciptanya transfer pengetahuan dan menambah kertrampilan karyawan tersebut.

  1. Promosi

Promosi karir ini sangatlah ditunggu tunggu oleh banyak karyawan. Banyak karyawan yang mengharapkan adanya perubahan karir di dalam perusahaan menjadi lebih baik.

Tujuan promosi ini juga untuk mempertahankan karyawan yang berkinerja baik untuk tidak pindah atau merasa tidak dihargai oleh perusahaan.

Promosi karir ini juga sangat baik dalam menciptakan kompetisi internal yang bersifat positif. Jika sudah ada kompetisi yang positif, maka kreatifitas diantara karyawan lainnya akan lebih tercipta dan karyawan akan selalu menunjukkan performa yang terbaik bagi perusahaan.

Baca Juga >>> Tujuan Public Speaking Yang Perlu Kamu Ketahui <<<

Share Link

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.