Apa investasi yang cocok untuk umur 18 tahun ?

investasi untuk umur 18 tahun

Investasi untuk umur 18 tahun memang harus dipersiapkan sejak dini. Terlebih lagi jika kamu sudah mulai memiliki pendapatan sendiri diumur yang cukup muda, maka harus memulai berfikir untuk melakukan investasi sejak dini.

Banyak remaja millenial saat ini yang sudah melek dan paham akan kebutuhan investasi untuk jangka panjang. Terlebih lagi karena beban tuntutan hidup yang masih terbilang sedikit dan minim pengeluaran menjadi hal yang patut untuk dikelola bagi kamu yang masih muda.

Menunda kesenangan dimasa muda untuk kepentingan investasi adalah pilihan yang bijak bagi kaum milenial agar bisa memperoleh hasil yang menguntungkan dimasa yang akan datang. Terlebih lagi pilihan investasi saat ini sudah semakin beragam dan bisa dipilih menyesuaikan kebutuhan.

Lalu pilihan apa saja yang tepat untuk generasi milenials melakukan investasi ?

Investasi Untuk Umur 18 Tahun – 20 Tahun

Bagi kamu yang masih remaja baik yang belum mempunyai penghasilan sendiri atau yang sudah mempunyai pekerjaan diumur yang masih muda, kami bisa memberikan berbagai opsi investasi yang bisa dilakukan bagi remaja yang ingin mencoba investasi diusia remaja.

  1. Menabung Untuk Investasi

Ya, menabung adalah investasi yang paling gampang dan bisa kamu kelola sendiri untuk berapa harus yang ditabung serta jangka waktunya.

Pilihan menabung untuk kamu para remaja menjadi pilihan yang paling rasional karena ada beberapa remaja yang masih belum memiliki penghasilan sendiri dan hanya mengandalkan uang saku dari orang tua.

Cara menabung juga bermacam macam, mulai dari menabung dengan menggunakan celengan atau dengan menggunakan tabungan yang khusus menabung dimana tidak bisa diambil dengan menggunakan kartu atm.

Yang terpenting adalah sistem kamu menabung seperti apa, ada banyak cara yang digunakan seperti

Jika kamu hanya mengandalkan uang saku maka kamu bisa menggunakan 3:7 untuk menabung. Contohnya jika kamu diberi uang saku Rp 10.000 maka kamu bisa menggunakan Rp 3000 untuk menabung dan sisanya untuk dipakai kebutuhan.

Jika kamu memiliki penghasilan sendiri sejak remaja semisal sudah bekerja partime atau freelance atau lainnya maka kesempatan untuk menabung akan lebih tinggi. Kamu bisa menyisihkan 60% lebih penghasilan yang kamu dapatkan untuk menabung dan sisanya untuk kepentingan dan kebutuhan pribadi.

Mengapa 60% ? karena kamu masih bisa menumpang atau dibantu orang tua untuk mencukupi kehidupan seperti tidak bayar sewa rumah, tidak banyak uang sekolah dan lain lain. Namun berbeda jika kamu sudah hidup mandiri dan bisa menggunakan 3:7 seperti diatas.

Sistem menabung lainnya yang sedang sering digunakan lainnya adalah menyisihkan nominal uang tertentu yang wajib ditabung jika kamu menerima nominal uang tersebut.

Contoh, kamu berniat menabung uang dengan nominal Rp 5000, maka setiap ada kembalian yang masuk kesaku atau dompet kamu, maka kamu wajib menyimpannya sampai ditabung dirumah. Jadi jangan tergoda untuk membelanjakan nominal uang pecahan Rp 5000 selain untuk kegunaan menabung. Lakukan secara disiplin sampai dengan jangka waktu yang kamu tetapkan sendiri.

  1. Investasi Reksadana

Jika kamu sudah menabung dan membuka tabunganmu, maka kamu bisa menggunakan reksadana untuk investasi lanjutannya. Reksadana menjadi pilihan yang sangat tepat untuk kamu yang masih remaja berumur 18-20 tahun dan memiliki modal yang kecil.

Reksadana sangat cocok untuk pemodal kecil atau yang sedang mencoba dan belajar investasi karena kamu bisa menyetor mulai dari Rp 50.000 saja sudah bisa investasi.

Sudah banyak aplikasi yang menggunakan investasi reksadana sebagai pilihan investasi. Sampai sampai ada marketplace yang menambahkan fitur reksadana didalamnya yang bisa kamu pilih untuk melakukan investasi.

Reksadana juga sangat minim resiko karena resiko kerugian atau keuntungan yang didapatkan dibagi kepada seluruh investor yang menginvestasikan kepadanya. Pilih perusahaan yang bonafit yang bisa diandalkan baik secara reputasi maupun kredibilitasnya.

  1. Investasi Emas

Emas masih menjadi pilihan investasi yang sangat menjanjikan saat ini. Jadi ketika uang tabunganmu sudah mencukupi untuk membeli emas, maka cobalah beli emas batangan yang ber-gram kecil sudah bisa didapatkan di galeri emas antam atau lainnya.

kenapa harus berinvestasi emas

Belilah emas batangan yang memiliki surat surat lengkap dan simpan keduanya ditempat yang aman dan jangan sampai hilang. Jika hilang maka harga jual akan turun.

Jika sudah membeli jangan tergiur untuk membuka packaging emas tersebut, karena bisa bisa harga jualnya yang sedikit lebih turun dibanding dengan yang memiliki packaging yang masih utuh.

Jangan sampai tergiur untuk membeli emas digital karena itu sangatlah berbeda dengan emas fisik yang dijual ditoko toko emas. Investasi emas yang dimaksud adalah seperti bitcoin atau investasi emas yang ditawarkan oleh perusahaan pialang berjangka.

Tabung uang sampai nominal tertentu untuk membeli emas batangan tiap bulannya secara teratur. Jika tidak bisa perbulan kamu bisa menyesuaikan dengan tabungan yang kamu miliki dan pembelian emas minimal yang 1 gram saja sudah cukup.

  1. Investasi Deposito Secara Berkala

Investasi selanjutnya adalah deposito berkala yang sering digunakan investor pemula dengan tingkat resiko kerugian yang didapatkan paling rendah.

Tabungan deposito berkala ini seperti menabung di tabungan bank yang tidak bisa di cairkan atau ditarik sebelum jatuh tempo yang telah ditetapkan. Bunga yang kamu peroleh juga lebih tinggi dari tabungan biasa seperti membuka rekening tabungan sendiri.

Ini bisa menjadi investasi yang paling simple yang kamu gunakan.

  1. Investasi SUN

SUN yang dimaksud ini adalah surat utang negara. Investasi ini juga sangat cocok yang memiliki modal kecil dan tidak memiliki resiko yang besar. Jenisnya seperti obligasi ritel indonesia, saving bonds ritel, sukuk bunga tabungan negara dan lain lain.

  1. Investasi Saham

Investasi saham suatu perusahaan juga tidak melulu menggunakan modal yang besar untuk investasi. Hasil yang kamu dapat adalah bagi hasil atau deviden yang didapatkan secara berkala ketika perusahaan yang kamu investasikan mendapatkan keuntungan.

Namun Investasi saham perusahaan ini memiliki resiko yang tidak kecil juga. Karena naik turunnya saham yang bisa terjadi setiap saat tergantung dari kondisi perusahaan tersebut.

Jika kamu bermain investasi saham ini, sangat penting untuk banyak banyak membaca berita bisnis seputar perusahaan yang kamu ikuti. Karena naik turunnya saham tergantung juga dari berita bisnis yang berkembang juga.

Penutup

Itu tadi beberapa investasi untuk umur 18 tahun sampai dengan 20 tahun yang sangat pas untuk kamu gunakan. Jika kamu masih bingung kamu bisa menggunakan investasi menabung sambil mempelajari cara kerja sistem dari investasi lainnya yang kami sebutkan diatas.

Baca Juga >>> Mengapa Harus Berinvestasi Dan Apa Manfaatnya Bagi Milenial <<<

Jika kamu sudah siap dan belajar investasi lainnya, kamu bisa beralih keinvestasi tersebut. Yang paling penting adalah pilih investasi yang memiliki resiko yang paling aman terlebih dahulu sebelum kamu benar benar masuk ke investasi yang sebenarnya.

Kamu bisa juga bertanya kepada seseorang yang sudah ahli dan paham mengenai investasi yang aman dan tentunya yang memiliki keuntungan yang maksimal.

Terima kasih sudah membaca artikel kami mengenai investasi diumur 18 tahun ini. Semoga bermanfaat dan selamat mencobanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *