7 Macam Tes Kesehatan Kerja yang Dilakukan oleh Perusahaan

macam tes kesehatan

Jika kamu sampai ditahapan tes kesehatan atau medical check up ada beberapa macam tes kesehatan atau jenis medical check up yang harus kamu jalani.

Rangkaian tes ini nantinya yang akan mempengaruhi bagaimana kondisi tubuh kamu saat menjalani tes kesehatan.

Berikut macam tes kesehatan kerja secara umum yang dilakukan banyak perusahaan dan instansi di indonesia :

  1. Tes Sample Darah

Disini kamu akan di uji tes kesehatan darah dengan mengambil beberapa sample darah untuk mengetahui ada atau tidaknya penyakit yang diderita oleh calon karyawan.

Sample darah akan diambil dari tangan pasien dengan syarat tekanan darahnya tersebut haruslah normal diangka 80-120. Apabila tekanan darah belum normal maka kamu akan diminta untuk menunggu beberapa saat.

  1. Tes Sample Urine

Sama seperti tes darah, kamu akan diminta untuk mengambil sample urine sehingga lab akan mengetahui dari urine kamu terdapat penyakit apa saja.

Dari sample urine ini bisa diketahui jika kamu memiliki penyakit diabetes, tes narkotika, tes hepatitis atau penyakit lainnya.

Oleh sebab itu perbanyak minum air putih agar warna urine kamu bening dan tidak keruh saat dilakukan sample urine.

  1. Tes Badan

Tes ini meliputi pengukuran tinggi dan berat badan apakah tubuh kamu termasuk dalam ideal atau terlalu kurus bahkan terlalu gemuk.

Ada rumus tersendiri dalam penentuan ideal atau tidaknya tubuh kamu yang diukur dari tinggi dan berat badan.

Untuk pria menggunakan rumus : (Tinggi Badan – 100) – (Tinggi Badan– 100) x 10% )

Sedangkan untuk wanita rumusnya : (Tinggi Badan – 100) – (Tinggi Badan – 100) x 15%)

Contoh : Jika kamu pria memiliki tinggi 170 cm, maka berat badan ideal kamu adalah 70-7 =63Kg.

Adapun tes mata untuk memeriksa apakah kamu minus, plus, silinder, buta warna atau lainnya. Jangan khawatir bagi kamu yang memang sudah minus. Karena ini hanya untuk pengecekan saja. Namun ada beberapa perusahaan yang mengsyaratkan untuk tidak buta warna.

Tes bagan lainnya adalah mengenai perut dan ambien juga ada.

  1. Tes Rontgen Paru Paru

Ini merupakan jenis medical check up yang harus kamu jalani dan yang paling utama. Kamu nantinya akan di rontgent untuk tes bagaimana paru paru kamu.

Kesehatan paru paru akan direkam pada saat kamu bernafas dan membuang nafas. Maka dari itu ada baiknya untuk kamu yang merokok agar berhenti terlebih dahulu dan melakukan olahraga secara rutin.

Adapun cara agar kamu yang perokok bisa lolos di medical check up adalah dengan mengkonsumsi air kelapa muda untuk membersihkan sisa sisa asap rokok dan kandungan zat beracun lainnya. Namun tetap jangan merokok sebelum tahapan tes ini selesai.

  1. Cek Kadar Kolesterol dan Kadar Gula

Melalui tes sample darah bisa dilahat bagaimana kadar kolesterol dan kadar gula dalam tubuh.

Karena dampak dari kadar kolesterol adalah terkait penyakit jantung dan stroke. Sedangkan kadar gula untuk cek apakah kamu terkena penyakit diabetes atau tidak.

Oleh sebab itu ada baiknya untuk memperbanyak minum air putih dan puasa 10 jam sebelum menjalani tes kesehatan. Jangan pula makan makanan manis dan berlemak tinggi.

Baca Juga >>> Kenapa Harus Puasa Sebelum Medical Check Up ? <<<

  1. Cek Tekanan Darah

Ini nantinya juga akan dicek mengenai tekanan darah. Tekanan darah tinggi memang harus diwaspadai sejak sedini mungkin.

  1. Tes lainnya

Dibeberapa perusahaan atau instansi ada tes lainnya yang jarang dilakukan secara umum layaknya perusahaan lain.

Tes ini bisa terdiri dari tes pengecekan kesehatan rahim, tes HIV AIDS , dan bisa juga untuk tes kesehatan fisik berupa lari mengelilingi lapangan atau push up dan sit up seperti tes Polri dan TNI.

Baca Juga >>> 10 Tips Medical Check Up atau Tes Kesehatan Kerja <<<

Penutup

Jika kamu sudah menerapkan pola hidup yang sehat sedini mungkin, maka tidak ada yang perlu kamu khawatirkan untuk tes kesehatan atau medical check up (MCU) kerja ini.

Namun yang terpenting adalah jangan menganggap remeh untuk tahapan yang satu ini. Macam macam tes kesehatan diatas hanya sebagai gambaran bagi kamu dan mungkin bisa saja ada standar terbaru yang ditetapkan oleh perusahaan untuk MCU ini.

Terima kasih semoga sukses untuk kita semua.

 

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *